Tahitian Noni Juice Indonesia Asli Dari Mengkudu

Agen Tahitian Noni Juice Indonesia 0852 8245 6034

img

Harga jual agen Tahitian Noni Juice di Tangerang

/
/
/
702 Views

harga jual agen tahitian noni juice di tangerang

Harga jual agen tahitian noni juice di tangerang terbagi dalam 2 macam yaitu

Tahitian Noni Original Rp. 335.000
Tahitian Noni Maxidoid Rp. 490.000

Semua harga jual agen tahitian noni juice di Tangerang belum termasuk ongkos kirim menggunakan TIKI JNE dan disarankan menggunakan packing kayu untuk menjamin keamanannya

Kota Tangerang adalah sebuah kota di Provinsi Banten Indonesia, tepatnya di sebelah barat ibukota Jakarta dan dikelilingi oleh Kabupaten Tangerang di sebelah barat dan utara. Kota Tangerang merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta merupakan kota terbesar ketiga di kawasan perkotaan Jabotabek setelah kota Jakarta dan kotamadya Bekasi.


Ada 13 kecamatan di Kota Tangerang dan 104 kelurahan yaitu Batuceper, Benda, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karang tengah, Karawaci, Larangan, Neglasari, Periuk, Pinang, Tangerang

Dahulu kota Tangerang merupakan bagian dari wilayah admistratif Kabupaten Tangerang, kemudian kota tangerang ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif dan akhirnya pada tanggal 28 februari 1993 ditetapkan sebagai kotamadya

Kota Tangerang adalah sebuah pusat industri dan manufaktur di pulau Jawa dan memiliki lebih dari 1000 pabrik. Cuaca di kota Tangerang cenderung panas dan lembap.

Dengan jumlah penduduk yang beragam maka harga jual agen Tahitian Noni Juice di Tangerang sebesar Rp. 310.000/botol menjadi sangat murah dibandingkan dengan manfaat kesehatan yang didapat setelah minum Noni Tahitian juice

Banyak penduduk yang setiap hari ke Jakarta untuk bekerja, atau sebaliknya. Banyak kota-kota satelit kelas menengah dan kelas atas sedang dikembangkan di kota Tangerang lengkap dengan mall, sekolah swasta dan mini market. Pemerintah kota Tangerang mengembangkan sistem jalan tol untuk mengakomodasikan arus lalu lintas yang semakin padat dari dan ke Tangerang.

Menurut arsip VOC dari tulisan F. de Haan, pada saat resolusi 1 Juni 1660 dilaporkan bahwa Sultan Banten telah membuat sebuah negeri besar yang terletak di sebelah barat sungai Untung Jawa dan Sultan Banten juga telah kurang lebih 6.000 penduduk.


Dalam Dag Register tanggal 20 Desember 1668 diberitakan bahwa Sultan Banten mengangkat Raden Sena Pati dan Kyai Demang sebagai penguasa di daerah tersebut. Dalam perjalannanya Raden Sena Pati dan Kyai Demang dipecat oleh Sultan karena di curigai akan merebut kekuasaan dan sebagai gantinya diangkat Pangeran Dipati lainnya. Ki Demang sakit hati atas pemecatannya lau Ki Demang tindakan ia mengadu domba antara Banten dan VOC

Dalam arsip VOC selanjutnya, yaitu dalam Dag Register tertanggal 4 Maret 1680 menjelaskan bahwa penguasa Tangerang pada waktu itu adalah Kyai Dipati Soera Dielaga. Kyai Soeradilaga dan putranya Subraja minta perlindungan VOC dengan diikuti 143 pengiring dan tentaranya (keterangan ini terdapat dalam Dag Register tanggal 2 Juli 1682). Ia dan pengiringnya ketika itu diberi tempat di sebelah timur sungai, berbatasan dengan pagar VOC.

Ketika bertempur dengan Banten, Soeradilaga beserta ahli perangnya berhasil memukul mundur pasukan Banten. Atas jasa keunggulannya itu kemudian ia diberi gelar kehormatan Raden Aria Suryamanggala, sedangkan Pangerang Subraja diberi gelar Kyai Dipati Soetadilaga. Selanjutnya Raden Aria Soetadilaga diangkat menjadi Bupati Tangerang I dengan wilayah meliputi antara sungai Angke dan Cisadane. Gelar yang digunakannya adalah Aria Soetidilaga I.

Tanti risyanti
0852 8245 6034
tantirisyanti@gmail.com

 

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
It is main inner container footer text