Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Tahitian Noni Juice Indonesia Asli Dari Mengkudu

Agen Tahitian Noni Juice Indonesia 0852 8245 6034

img

0852 8245 6034 Obat Pasca Stroke Iskemik

/
/
/
108 Views

obat stroke tahitian noni juice

Obat Pasca Stroke Iskemik – Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak. Terjadi seandainya pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau jikalau robek atau bocor.

Tahitian Noni Juice Mengkudu sudah ada hasil bisa membantu proses pengobatan pasien Stroke

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini bisa terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) disebabkan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan). Stroke iskemik yang umumnya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada pasien stroke dan bisa menempuh 85 persen, meski stroke pendarahan hanya 15 persen, namun stroke pendarahan bisa mengakibatkan kematian pada 40 persen penderitanya.


Yang perlu diperhatikan juga yaitu stroke iskemik ringan yang gejalanya hamper sama dengan stroke, tapi akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam (transient ischemic attacks (TIA)). Hal ini terjadi sebab penyumbatan pembuluh darah cuma terjadi sementara. Tetapi bagaimanapun, kalau hal ini terjadi, karenanya kemungkinan terjadinya stroke berikutnya yang lebih berat dapat terjadi. Di Indonesia, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 populasi dan satu dari 7 penderita yang sakit stroke akan meninggal.


Karenanya tempat yang terkena stroke tak dapat berjalan normal seperti patut. Gejala-gejalanya termasuk :

  1. Hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota tubuh dari salah satu sisi badan
  2. Aphasia (ketidakmampuan untuk paham atau berbicara) atau tidak mampu untuk mengamati salah satu sisi dari luas pandang

Stroke membutuhkan tindakan darurat medis (medical emergency) pada masa emasnya yang paling lama cuma berlangsung beberapa jam saja sesudah terjadinya stroke. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah munculnya kerusakan permanen atau kerusakan yang lebih parah . Dan sekiranya tak ditangani, malah bisa mengakibatkan kematian. Stroke adalah penyebab ketiga terbesar kematian dan yang yang pertama dalam memunculkan  abnormalitas pada orang dewasa di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelum stroke, banyak penderita akan mengalami beberapa hari sakit kepala, dicampur dengan pusing, tangan dan kaki seperti mati saraf, muntah, tinnitus, namun, hal ini mungkin hanya sepersekian menit sebelum stroke terjadi

Seandainya seseorang mengalami stroke, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran , namun sebelum ia terpuruk, biasanya mengeluh bahwa dia menderita sakit kepala yang sangat parah. Romannya mungkin berwujud seperti lilin putih, tapi dalam kebanyakan kasus, wajah cenderung kelihatan berwarna merah padam dan kesulitan bernapas. Mulut menganga dengan dorongan untuk bisa bernafas.

Pada kondisi ini, selalu dapat didapatkan sebagian kelumpuhan, umpamanya : bola mata sedikit lesu, mengecil, pipi agak tak simetris, atau anggota tubuh kaku, atau salah satu dari tangan dan kaki “jatuh” ke bawah.

Adapun otak sebab penggumpalan darah, darah tak bisa mengalir dan menimbulkan stroke. Setelah penderita siuman, akan menemukan tangan dan kaki bahkan sebelah sisi tangan dan kaki tak dapat terkontrol , tiba-tiba merasa amat berat untuk berdialog, lebih merupakan semacam kesusahan yang tak bisa tergambarkan. Pada dikala yang sama , pasien secara berjenjang akan menurun kesadarannya.

Bila seseorang tiba-tiba mengalami stroke, tindakan pertama yang wajib dijalankan yaitu :

  1. Telpon klinik
  2. Sebelum kedatangan petugas medis dengan sungguh-sungguh lembut tidurkan penderita telentang diatas bantal atau lipat pakaian sebagai bantalan kepala dan bahu.
  3. Lalu lepas kancing bajunya agar dia bisa lebih tenang
  4. Selain itu, dilarang mencoba untuk membangunkan penderita atau untuk pelan-pelan memapahnya naik ke lantai atas menuju tempat tidur, karena sentuhan sedikit saja bahkan amat halus, akan membikin pendarahan yang lebih parah. Pendarahan sedikitpun akan bisa mengakibatkan stroke ringan.

    obat stroke tahitian noni

    Ada beberapa stroke yang benar-benar ringan, bisa disebut stroke kecil. Penderita khususnya tidak akan menikmati apa-apa yang sedang terjadi, sebab hanya memiliki pendarahan pada otak dalam porsi yang amat kecil.

Kadang-kadang stroke kecil dapat memunculkan berubahnya karakter. Sebagai contoh mereka yang dulu mempunyai daya ingat tajam, seketika bisa langsung lupa banyak hal, orang yang senantiasa hati-hati kepada keteraturan, seketika akan kehilangan seleranya, orang yang biasanya benar-benar ramah, mungkin bisa berubah sensitive dan sering kali beda pendapat dengan orang lain hanya karena problem sepele.

Hantaman kecil tidak menimbulkan akibat yang serius tapi pertanda ini sepatutnya di curigai, diskusikan dengan specialist apa yang terbaik baginya untuk penanganan medis , sehingga bisa meminimalkan terjadinya kerusakan otak lebih serius pada pasien

Faktor-faktor yang memunculkan risiko timbulnya stroke adalah:

  1. Umur
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Stroke sebelumnya
  4. Sakit gula
  5. Kolesterol tinggi
  6. Merokok
  7. Atrial fibrillation
  8. Migraine dengan aura
  9. Thrombophilia (cenderung thrombosis).

Dari seluruh unsur diatas yang paling mudah dikuasai yaitu tekanan darah tinggi dan merokok. 80 persen pasien stroke dapat mencegah dengan pengelolaan elemen risiko.

Manusia tanpa unsur risiko stroke dengan umur di bawah 65 tahun, risiko terjadinya serangan stroke dalam 1 tahun berkisar pada angka 1%. Sesudah terjadinya serangan stroke ringan atau TIA, penerapan senyawa anti-koagulan seperti warfarin, salah satu obat yang dipakai untuk penderita fibrilasi atrial, akan memperkecil risiko serangan stroke dari 12% menjadi 4% dalam satu tahun. Walaupun penerapan senyawa anti-keping darah seperti aspirin, biasanya pada dosis harian sekitar 30 mg atau lebih, hanya akan memberikan perlindungan dengan penurunan risiko menjadi 10,4%. Kombinasi aspirin dengan dipyridamole memberikan perlindungan lebih jauh dengan penurunan risiko tahunan menjadi 9,3%.

Metode yang sesuai untuk mencegah timbulnya stroke adalah dengan mengidentifikasi orang-orang yang berisiko tinggi dan mengatur unsur risiko stroke sebanyak mungkin , seperti budaya merokok, hipertensi , dan stenosis di pembuluh karotid, mengontrol pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL), serta olahraga secara teratur.

Stenosis yaitu efek vasodilasi endotelium yang lazimnya ditimbulkan oleh turunnya sekresi NO oleh sel endotelial, dapat diredam asam askorbat yang meningkatkan sekresi NO oleh sel endotelial via lintasan NO sintase atau siklase guanilat, mereduksi nitrita menjadi NO dan menghambat oksidasi LDL di lintasan aterosklerosis.

Sebagian lembaga kesehatan seperti American Heart Association atau American Stroke Association Council, Council on Cardiovascular Radiology and Intervention memberikan panduan langkah awal yang dimulai dengan penanganan seksama berbagai penyakit yang dapat dimunculkan oleh aterosklerosis, penerapan senyawa anti-trombotik untuk kardioembolisme dan senyawa anti-keping darah bagi kasus non-kardioembolisme, ditiru dengan pembatasan faktor risiko seperti arterial dissection, patent foramen ovale, hiperhomosisteinemia, hypercoagulable states, sickle cell disease; cerebral venous sinus thrombosis; stroke dikala kehamilan, stroke pengaruh pemakaian hormon pasca menopause, penerapan senyawa anti-koagulan sesudah terjadinya cerebral hemorrhage; hipertensi, hipertensi, hobby merokok, gula darah, fibrilasi atrial, dislipidemia, stenosis karotid, obesitas, sindrom metabolisme, konsumsi alkohol berlebihan, minum obat-obatan berlebihan, minum obat kontrasepsi, mendengkur, migrain, peningkatan lipoprotein dan fosfolipase.

Biasanya di Indonesia CT Scan dan MRI baru dilakukan sesudah mengidap stroke. Saat ini angiography menerapkan kedua alat itu untuk menngecek kemungkinan timbulnya stroke.  Ini sudah banyak laboratorium yang memiliki Transcranial Doppler, sebab alatnya kecil dan portable serta relatif murah dengan tarif pemeriksaan memakai alat itu hanya sekitar Rp 500.000 atau seperempat hingga seperdelapan biaya penggunaan CT Scan atau MRI. Transcranial doppler tak seakurat kedua alat yang mahal tersebut, tapi salah satu kelebihannya ialah tidak mengandung radiasi sehingga dapat dijalankan secara berulang, seumpama untuk pamantauan selama dan setelah stroke dan juga dapat dikerjakan pada penderita yang kritis, tak sadar di ruang ICU. Mengingat biayanya yang relatif terjangkau, karenanya pemantauan kemungkinan terjadinya stroke juga sudah banyak dilaksanakan menerapkan Transcranial Doppler

Sumber dari Wikipedia dan berbagai sumber

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
It is main inner container footer text
 
Chat WA yuk...