Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Tahitian Noni Juice Indonesia Asli Dari Mengkudu

Agen Tahitian Noni Juice Indonesia 0852 8245 6034

img

0852 8245 6034 Obat Herbal Penyakit Stroke 2010

/
/
/
80 Views

Khasiat Omega 3 untuk menghilangkan kebiasaan merokok

Obat Herbal Penyakit Stroke 2010 – Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak. Terjadi jika pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau apabila robek atau bocor.

Tahitian Noni Juice Mengkudu sudah teruji bisa membantu proses pengobatan penderita Stroke

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), ialah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan seketika, karena terganggunya suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi sebab iskemia (berkurangnya aliran darah) disebabkan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan). Stroke iskemik yang umumnya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada pasien stroke dan bisa mencapai 85 persen, meskipun stroke pendarahan hanya 15 persen, tetapi stroke pendarahan bisa menyebabkan kematian pada 40 persen penderitanya.

Yang perlu diperhatikan juga yakni stroke iskemik ringan yang gejalanya hamper sama dengan stroke, tapi akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam (transient ischemic attacks (TIA)). Hal ini terjadi disebabkan penyumbatan pembuluh darah hanya terjadi sementara. Melainkan bagaimanapun, kalau hal ini terjadi, maka kemungkinan terjadinya stroke berikutnya yang lebih berat dapat terjadi. Di Indonesia, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 penduduk dan satu dari 7 penderita yang sakit stroke akan meninggal.


Maka daerah yang terkena stroke tidak dapat normal seperti seharusnya. Gejala-gejalanya termasuk :

  1. Hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota tubuh dari salah satu sisi badan
  2. Aphasia (ketidakmampuan untuk mengerti atau berbicara) atau tak sanggup untuk mengamati salah satu sisi dari visual field

Stroke membutuhkan tindakan darurat medis (medical emergency) pada golden period yang paling lama hanya berlangsung sebagian jam saja setelah terjadinya stroke. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan permanen atau kerusakan yang lebih parah . Dan bila tak ditangani, malah dapat mengakibatkan kematian. Stroke yaitu penyebab ketiga terbesar kematian dan yang yang pertama dalam menimbulkan  abnormalitas pada orang dewasa di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelum stroke, banyak pasien akan mengalami beberapa hari sakit kepala, dicampur dengan pusing, tangan dan kaki seperti mati saraf, muntah, tinnitus, namun, hal ini mungkin hanya sepersekian menit sebelum stroke muncul

Apabila seseorang mengalami stroke, dia tiba-tiba pingsan , tetapi sebelum dia terjerembab, umumnya mengeluh bahwa dia menikmati sakit kepala yang sangat parah. Raut wajahnya mungkin berubah seperti lilin putih, tapi dalam beberapa kasus, wajah cenderung nampak berwarna merah padam dan kesusahan bernafas. Mulut terbuka dengan dorongan untuk bisa bernafas.

Pada spot ini, senantiasa bisa didapatkan sebagian kelumpuhan, semisal : bola mata sedikit lesu, mengecil, pipi seperti tak simetris, atau anggota badan kaku, atau satu sisi dari tangan dan kaki “jatuh” ke bawah.

Adapun otak sebab penggumpalan darah, darah tak dapat mengalir dan menyebabkan stroke. Sesudah pasien siuman, akan mendapati tangan dan kaki malah sebagian sisi tangan dan kaki tak bisa diatur, tiba-tiba merasa sangat susah untuk berbincang-bincang, lebih merupakan semacam kesusahan yang tak bisa tergambarkan. Pada saat yang sama , pasien secara berjenjang akan menurun kesadarannya.

Apabila seseorang tiba-tiba mengalami stroke, pertolongan pertama yang patut dijalankan ialah :


  1. Kontak klinik
  2. Sebelum kedatangan petugas medis dengan benar-benar lembut tidurkan pasien telentang diatas bantal atau lipat baju sebagai bantalan kepala dan bahu.
  3. Lalu lepas kancing pakaiannya agar pasien bisa lebih nyaman
  4. Selain itu, jangan mencoba untuk membangunkan penderita atau untuk dengan lembut memapahnya naik ke lantai atas menuju tempat tidur, sebab sentuhan sedikit saja bahkan sangat halus, akan membuat pendarahan yang lebih banyak . Pendarahan kecilpun akan bisa mengakibatkan stroke ringan.

    obat stroke tahitian noni

    Ada sebagian stroke yang betul-betul ringan, dapat disebut stroke kecil. Penderita terlebih tak akan merasakan apa-apa yang sedang terjadi, karena cuma memiliki pendarahan didalam otak dalam jumlah yang betul-betul kecil.

Seringkali stroke kecil dapat memunculkan berubahnya karakter. Misal mereka yang dulunya memiliki daya ingat tajam, dapat bisa sekejap lupa banyak hal, orang yang senantiasa hati-hati kepada kerapihan , tiba-tiba akan kehilangan seleranya, orang yang umumnya benar-benar ramah, mungkin bisa berubah temperamental dan kerap beda pendapat dengan orang lain cuma karena permasalahan sehari-hari.

Pukulan kecil tak mengakibatkan dampak yang serius tapi pedoman ini wajib di curigai, bicarakan dengan para ahli stroke apa yang cocok baginya untuk tindakan selanjutnya , sehingga dapat meminimalkan timbulnya kerusakan otak lebih serius pada pasien

Elemen-elemen yang meningkatkan risiko terjadinya stroke yakni:

  1. Usia
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Stroke sebelumnya
  4. Sakit gula
  5. Kolesterol tinggi
  6. Merokok
  7. Atrial fibrillation
  8. Migraine dengan aura
  9. Thrombophilia (cenderung thrombosis).

Dari segala faktor tersebut yang paling mudah dibatasi ialah tekanan darah tinggi dan mengisap rokok. 80 persen penderita stroke dapat dicegah dengan pengelolaan faktor risiko.

Manusia tanpa elemen risiko stroke dengan usia di bawah 65 tahun, risiko munculnya serangan stroke dalam 1 tahun berkisar pada angka 1%. Sesudah terjadinya serangan stroke ringan atau TIA, penggunaan senyawa anti-koagulan seperti warfarin, salah satu obat yang diterapkan untuk pasien fibrilasi atrial, bisa memperkecil risiko serangan stroke dari 12% menjadi 4% dalam satu tahun. Padahal pengaplikasian senyawa anti-keping darah seperti aspirin, lazimnya pada pemakaian harian sekitar 30 mg atau lebih, hanya akan memberikan perlindungan dengan penurunan risiko menjadi 10,4%. Kombinasi aspirin dengan dipyridamole memberikan perlindungan lebih jauh dengan penurunan risiko tahunan menjadi 9,3%.

Cara yang terbaik untuk mencegah munculnya stroke yakni dengan menggolongkan orang-orang yang berisiko tinggi dan mengontrol faktor risiko stroke semaksimal mungkin, seperti suka mengisap rokok, hipertensi , dan stenosis di pembuluh karotid, mengendalikan cara makan yang sehat dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL), serta olahraga secara rutin.

Stenosis adalah efek vasodilasi endotelium yang biasanya ditimbulkan oleh turunnya sekresi NO oleh sel endotelial, bisa diredam asam askorbat yang menimbulkan sekresi NO oleh sel endotelial lewat lintasan NO sintase atau siklase guanilat, mereduksi nitrita menjadi NO dan menghalangi oksidasi LDL di lintasan aterosklerosis.

Beberapa badan kesehatan seperti American Heart Association atau American Stroke Association Council, Council on Cardiovascular Radiology and Intervention memberikan panduan tindakan preventif yang diawali dengan penanganan seksama berjenis-jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh aterosklerosis, penerapan senyawa anti-trombotik untuk kardioembolisme dan senyawa anti-keping darah bagi kasus non-kardioembolisme, diikuti dengan pengendalian faktor risiko seperti arterial dissection, patent foramen ovale, hiperhomosisteinemia, hypercoagulable states, sickle cell disease; cerebral venous sinus thrombosis; stroke saat kehamilan, stroke akibat pemakaian hormon pasca menopause, pemakaian senyawa anti-koagulan setelah terjadinya cerebral hemorrhage; hipertensi, hipertensi, kebiasaan merokok, diabetes, fibrilasi atrial, dislipidemia, stenosis karotid, obesitas, sindrom metabolisme, minum alkohol berlebihan, memakai obat-obatan berlebihan, minum obat kontrasepsi, mendengkur, migrain, peningkatan lipoprotein dan fosfolipase.

Biasanya di Indonesia CT Scan dan MRI baru dilaksanakan setelah terjadinya stroke. Saat ini angiography menggunakan kedua alat itu untuk menngecek kemungkinan timbulnya stroke.  Ini sudah banyak badan kesehatan yang mempunyai Transcranial Doppler, sebab alatnya kecil dan bisa dibawa-bawa serta relatif murah dengan tarif pemeriksaan menggunakan alat itu cuma sekitar Rp 500.000 atau seperempat sampai seperdelapan biaya pengaplikasian CT Scan atau MRI. Transcranial doppler tidak seakurat kedua alat yang mahal tersebut, tetapi salah satu keuntungannya yaitu tak mengandung radiasi sehingga bisa dilakukan secara berulang, seumpama untuk pamantauan selama dan sesudah stroke dan juga bisa dilakukan pada pasien yang kritis, tak sadar di ruang ICU. Mengingat biayanya yang sangat terjangkau, maka pemantauan kemungkinan terjadinya stroke juga sudah banyak dilaksanakan menggunakan Transcranial Doppler

Sumber dari Wikipedia dan berbagai sumber

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
It is main inner container footer text
 
Chat WA yuk...