Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Tahitian Noni Juice Indonesia Asli Dari Mengkudu

Agen Tahitian Noni Juice Indonesia 0852 8245 6034

img

0852 8245 6034 Obat Cina Untuk Pasca Stroke

/
/
/
221 Views

Khasiat Omega 3 untuk menghilangkan kebiasaan merokok

Obat Cina Untuk Pasca Stroke – Stroke yakni suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak. Terjadi jika pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau sekiranya robek atau bocor.

Tahitian Noni Juice Mengkudu sudah teruji bisa mempercepat proses pengobatan pasien Stroke

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), merupakan hilangnya fungsi-fungsi otak dengan pesat, sebab terganggunya suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi sebab iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan). Stroke iskemik yang biasanya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada penderita stroke dan dapat menempuh 85 persen, meski stroke pendarahan hanya 15 persen, namun stroke pendarahan dapat mengakibatkan kematian pada 40 persen pasien nya.

Yang perlu diperhatikan juga yaitu stroke iskemik ringan yang gejalanya sama dengan stroke, tetapi akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam (transient ischemic attacks (TIA)). Hal ini terjadi sebab penyumbatan pembuluh darah hanya terjadi sementara. Melainkan bagaimanapun, jika hal ini terjadi, maka kemungkinan terjadinya stroke selanjutnya yang lebih berat bisa terjadi. Di Indonesia, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 orang dan satu dari 7 penderita yang sakit stroke akan meninggal.


Karenanya tempat yang terkena stroke tidak bisa berfungsi seperti sepatutnya. Gejala-gejalanya seperti ini :

  1. Hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota badan dari salah satu sisi tubuh
  2. Aphasia (ketidakmampuan untuk paham atau berbicara) atau tak sanggup untuk memandang salah satu sisi dari jarak pandang

Stroke membutuhkan tindakan darurat medis (medical emergency) pada golden period yang maksimal cuma berlangsung sebagian jam saja setelah terjadinya stroke. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan tetap atau kerusakan yang lebih parah . Dan bila tidak ditangani, pun dapat mengakibatkan kematian. Stroke yaitu penyebab ketiga terbesar orang meninggal dan yang yang pertama dalam memunculkan  kecacatan pada orang dewasa di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelum stroke, banyak pasien akan mempunyai beberapa hari sakit kepala, ditambah dengan pusing, tangan dan kaki seperti mati syaraf, muntah, tinnitus, namun, hal ini mungkin cuma sepersekian menit sebelum stroke terjadi

Jikalau seseorang mengalami stroke, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran , tetapi sebelum dia terjerembab, umumnya mengeluh bahwa dia merasakan sakit kepala yang sungguh-sungguh parah. Parasnya mungkin berubah seperti lilin putih, tetapi dalam kebanyakan kasus, wajah cenderung menonjol berwarna merah padam dan susah bernapas. Mulut menganga dengan tekanan untuk bisa bernapas.

Pada kondisi ini, selalu dapat didapatkan sebagian kelumpuhan, misalnya : bola mata sedikit lesu, mengecil, pipi seperti tidak simetris, atau anggota tubuh kaku, atau salah satu dari tangan dan kaki “jatuh” ke bawah.

Adapun otak sebab penggumpalan darah, darah tidak dapat mengalir dan menyebabkan stroke. Setelah penderita siuman, akan mengalami tangan dan kaki malahan sebagian sisi tangan dan kaki tidak bisa diatur, tiba-tiba merasa sungguh-sungguh sulit untuk berbicara, lebih yaitu semacam kesulitan yang tidak bisa tergambarkan. Pada saat yang sama , pasien secara bertahap akan menurun kesadarannya.


Apabila seseorang tiba-tiba mengalami stroke, tindakan pertama yang semestinya dilaksanakan yaitu :

  1. Telpon dokter
  2. Sebelum kedatangan dokter dengan betul-betul lembut posisikan penderita tengadah diatas bantal atau lipat kain sebagai bantalan kepala dan bahu.
  3. Lalu lepaskan kancing bajunya supaya pasien bisa lebih rileks
  4. Kecuali itu, tidak boleh mencoba untuk membangunkan pasien atau untuk dengan lembut memapahnya naik ke lantai atas menuju tempat tidur, sebab sentuhan sedikit saja malah sangat halus, akan membuat pendarahan yang lebih parah. Pendarahan sedikitpun akan bisa mengalami stroke ringan.

    obat stroke tahitian noni

    Ada sebagian stroke yang amat ringan, dapat disebut stroke kecil. Pasien terutamanya tidak akan merasakan apa-apa yang sedang terjadi, karena hanya memiliki pendarahan didalam otak dalam porsi yang sangat kecil.

Kadang-kadang stroke kecil bisa memunculkan berubahnya karakter. Sebagai contoh mereka yang dahulu memiliki tenaga ingat tajam, bisa bisa tiba-tiba lupa banyak hal, orang yang selalu hati-hati terhadap kerapihan , seketika akan kehilangan seleranya, orang yang biasanya amat ramah, mungkin bisa menjadi pemberang dan acap kali berselisih dengan orang lain cuma karena persoalan remeh.

Benturan kecil tidak menimbulkan akibat yang serius namun pertanda ini wajib di control , konsultasikan dengan dokter apa yang terbaik baginya untuk pengobatan medis , sehingga bisa memperkecil timbulnya kerusakan otak lebih serius pada pasien

Faktor-faktor yang mengakibatkan risiko timbulnya stroke yaitu:

  1. Usia
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Stroke sebelumnya
  4. Diabetes Mellitus
  5. Kolesterol tinggi
  6. Merokok
  7. Atrial fibrillation
  8. Migraine dengan aura
  9. Thrombophilia (cenderung thrombosis).

Dari semua unsur tersebut yang paling gampang dikendalikan ialah tekanan darah tinggi dan merokok. 80 persen pasien stroke bisa dihindari dengan pengelolaan elemen risiko.

Manusia tanpa faktor risiko stroke dengan umur di bawah 65 tahun, risiko munculnya penyakit stroke dalam 1 tahun berkisar pada angka 1%. Sesudah terjadinya serangan stroke ringan atau TIA, pengaplikasian senyawa anti-koagulan seperti warfarin, salah satu obat yang dipakai untuk penderita fibrilasi atrial, bisa menurunkan risiko serangan stroke dari 12% menjadi 4% dalam satu tahun. Walaupun penerapan senyawa anti-keping darah seperti aspirin, biasanya pada pemakaian harian sekitar 30 mg atau lebih, cuma akan memberikan perlindungan dengan penurunan risiko menjadi 10,4%. Kombinasi aspirin dengan dipyridamole memberikan perlindungan lebih jauh dengan penurunan risiko tahunan menjadi 9,3%.

Cara yang paling baik untuk mencegah terjadinya stroke yakni dengan mengidentifikasi orang-orang yang berisiko tinggi dan mengontrol faktor risiko stroke sebanyak mungkin , seperti suka mengisap rokok, darah tinggi, dan stenosis di pembuluh karotid, membatasi pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL), serta olahraga secara rutin.

Stenosis ialah efek vasodilasi endotelium yang lazimnya dimunculkan oleh turunnya sekresi NO oleh sel endotelial, dapat diredam asam askorbat yang meningkatkan sekresi NO oleh sel endotelial via lintasan NO sintase atau siklase guanilat, mereduksi nitrita menjadi NO dan menghambat oksidasi LDL di lintasan aterosklerosis.

Beberapa institusi kesehatan seperti American Heart Association atau American Stroke Association Council, Council on Cardiovascular Radiology and Intervention memberikan panduan langkah awal yang diawali dengan tindakan seksama beragam penyakit yang dapat disebabkan oleh aterosklerosis, pemakaian senyawa anti-trombotik untuk kardioembolisme dan senyawa anti-keping darah bagi kasus non-kardioembolisme, dicontoh dengan penguasaan unsur risiko seperti arterial dissection, patent foramen ovale, hiperhomosisteinemia, hypercoagulable states, sickle cell disease; cerebral venous sinus thrombosis; stroke ketika kehamilan, stroke imbas penerapan hormon pasca menopause, penggunaan senyawa anti-koagulan setelah terjadinya cerebral hemorrhage; hipertensi, hipertensi, hobby mengisap rokok, diabetes, fibrilasi atrial, dislipidemia, stenosis karotid, obesitas, sindrom metabolisme, konsumsi alkohol berlebihan, mennggunakan obat-obatan berlebihan, konsumsi obat kontrasepsi, mendengkur, migrain, peningkatan lipoprotein dan fosfolipase.

Biasanya di Indonesia CT Scan dan MRI baru dilaksanakan sesudah mengidap stroke. Sekarang angiography menerapkan kedua alat itu untuk menngecek kemungkinan timbulnya stroke.  Ini sudah banyak badan kesehatan yang mempunyai Transcranial Doppler, sebab alatnya kecil dan mobile serta relatif murah dengan biaya pemeriksaan memakai alat itu hanya sekitar Rp 500.000 atau seperempat sampai seperdelapan tarif pengaplikasian CT Scan atau MRI. Transcranial doppler tak seakurat kedua alat yang mahal tersebut, tetapi salah satu keunggulannya ialah tidak mengandung radiasi sehingga dapat dilakukan secara berulang, misalnya untuk pamantauan selama dan setelah stroke dan juga dapat dijalankan pada penderita yang kritis, tak sadar di ruang ICU. Mengingat biayanya yang relatif terjangkau, maka pemantauan kemungkinan terjadinya stroke juga telah banyak dilaksanakan menggunakan Transcranial Doppler

Sumber dari Wikipedia dan berbagai sumber

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
It is main inner container footer text
 
Chat WA yuk...