Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Tahitian Noni Juice Indonesia Asli Dari Mengkudu

Agen Tahitian Noni Juice Indonesia 0852 8245 6034

img

0852 8245 6034 Obat Alami Penyakit Stroke

/
/
/
97 Views

 4 Cara Alami Hilangkan Sakit Kepala Dengan Cepat Tanpa Minum Obat

Obat Alami Penyakit Stroke – Stroke merupakan suatu kejadian rusaknya beberapa dari otak. Terjadi bila pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau kalau robek atau bocor.

Tahitian Noni Juice Mengkudu sudah terbukti bisa membantu proses pengobatan pasien Stroke

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), yaitu hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena terganggunya suplai darah ke otak. Hal ini bisa terjadi sebab iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan). Stroke iskemik yang biasanya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada pasien stroke dan dapat menempuh 85 persen, meski stroke pendarahan hanya 15 persen, tapi stroke pendarahan dapat menyebabkan kematian pada 40 persen pasien nya.

Yang harus dilihat juga ialah stroke iskemik ringan yang gejalanya sama dengan stroke, tetapi akan sirna dengan sendirinya dalam 24 jam (transient ischemic attacks (TIA)). Hal ini terjadi disebabkan penyumbatan pembuluh darah hanya terjadi sementara. Tetapi bagaimanapun, apabila hal ini terjadi, maka kemungkinan terjadinya stroke selanjutnya yang lebih berat dapat terjadi. Di Indonesia, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 orang dan satu dari 7 pasien yang mengalami stroke akan meninggal.


Karenanya tempat yang terkena stroke tak dapat berjalan normal seperti patut. Gejala-gejalanya sebagai berikut :

  1. Hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota badan dari salah satu sisi anggota tubuh
  2. Aphasia (ketidakmampuan untuk mengerti atau berdialog) atau tak sanggup untuk memandang salah satu sisi dari jarak pandang

Stroke membutuhkan perbuatan darurat medis (medical emergency) pada masa emasnya yang maksimum cuma berlangsung beberapa jam saja setelah terjadinya stroke. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah timbulnya kerusakan konsisten atau kerusakan yang lebih dahsyat. Dan bila tidak ditangani, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Stroke adalah penyebab ketiga terbesar kematian dan yang yang pertama dalam memunculkan  kecacatan pada orang dewasa di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelum stroke, banyak penderita akan memiliki beberapa hari sakit kepala, ditambah dengan pusing, tangan dan kaki seperti mati syaraf, muntah, tinnitus, tapi, hal ini mungkin cuma sepersekian menit sebelum stroke terjadi

Jikalau seseorang mengalami stroke, ia tiba-tiba hilang ingatan, tapi sebelum ia terperosok, umumnya mengeluh bahwa dia menderita sakit kepala yang amat parah. Raut wajahnya mungkin menjadi seperti lilin putih, tetapi dalam kebanyakan kasus, wajah cenderung menonjol berwarna merah padam dan kesusahan bernapas. Mulut terbuka dengan dorongan untuk bisa bernafas.

Pada titik ini, senantiasa dapat didapatkan beberapa kelumpuhan, umpamanya : bola mata sedikit lesu, mengecil, pipi agak tak simetris, atau anggota tubuh kaku, atau salah satu dari tangan dan kaki terjuntai ke bawah.

Adapun otak karena penggumpalan darah, darah tidak dapat mengalir dan menimbulkan stroke. Setelah pasien siuman, akan mendapati tangan dan kaki bahkan sebelah sisi tangan dan kaki tidak bisa diatur, tiba-tiba merasa benar-benar susah untuk mengobrol, lebih yakni semacam kesulitan yang tak dapat tergambarkan. Pada dikala yang sama , pasien secara bertahap akan menurun kesadarannya.

Jikalau seseorang tiba-tiba mengalami stroke, bantuan pertama yang sepatutnya dikerjakan yakni :

  1. Kontak klinik
  2. Sebelum kedatangan dokter dengan sangat lembut tidurkan penderita tengadah diatas bantal atau lipat pakaian sebagai bantalan kepala dan bahu.
  3. Lalu longgarkan kancing bajunya supaya pasien bisa lebih rileks
  4. Selain itu, dilarang mencoba untuk membangunkan penderita atau untuk dengan lembut memapahnya naik ke lantai atas menuju tempat tidur, karena sentuhan sedikit saja malahan sangat halus, akan memperparah pendarahan yang semakin parah . Pendarahan kecilpun akan bisa mengalami stroke ringan.

    obat stroke tahitian noni

    Ada sebagian stroke yang amat ringan, dapat disebut stroke kecil. Penderita terutamanya tak akan merasakan apa-apa yang sedang terjadi, karena hanya memiliki pendarahan didalam otak dalam porsi yang amat kecil.

Sering stroke kecil bisa memunculkan berubahnya karakter. Sebagai contoh mereka yang dahulu memiliki daya ingat tajam, seketika bisa sekejap lupa banyak hal, orang yang senantiasa hati-hati terhadap kerapihan , tiba-tiba akan kehilangan seleranya, orang yang umumnya sangat ramah, mungkin bisa berubah pemarah dan kerap kali beda pendapat dengan orang lain hanya sebab masalah biasa.

Pukulan kecil tidak mengakibatkan akibat yang serius melainkan petunjuk ini semestinya di waspadai , bicarakan dengan specialist apa yang sesuai baginya untuk tindakan selanjutnya , sehingga bisa meminimalkan munculnya kerusakan otak lebih serius pada pasien

Faktor-faktor yang memperparah risiko terjadinya stroke adalah:

  1. Umur
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Stroke sebelumnya
  4. Diabetes Mellitus
  5. Kolesterol tinggi
  6. Rokok
  7. Atrial fibrillation
  8. Migraine dengan aura
  9. Thrombophilia (cenderung thrombosis).

Dari semua elemen diatas yang paling mudah dipegang yakni tekanan darah tinggi dan mengisap rokok. 80 persen penderita stroke dapat dicegah dengan pengelolaan faktor risiko.


Manusia tanpa unsur risiko stroke dengan umur di bawah 65 tahun, risiko terjadinya serangan stroke dalam 1 tahun berkisar pada angka 1%. Setelah terjadinya serangan stroke ringan atau TIA, pemakaian senyawa anti-koagulan seperti warfarin, adalah obat yang digunakan untuk penderita fibrilasi atrial, akan menurunkan risiko serangan stroke dari 12% menjadi 4% dalam satu tahun. Meski pemakaian senyawa anti-keping darah seperti aspirin, lazimnya pada dosis harian sekitar 30 mg atau lebih, hanya akan memberikan perlindungan dengan penurunan risiko menjadi 10,4%. Kombinasi aspirin dengan dipyridamole memberikan proteksi lebih jauh dengan penurunan risiko tahunan menjadi 9,3%.

Sistem yang sesuai untuk mencegah timbulnya stroke yakni dengan menggolongkan orang-orang yang berisiko tinggi dan membatasi elemen risiko stroke semaksimal mungkin, seperti suka merokok, darah tinggi, dan stenosis di pembuluh karotid, membatasi pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL), serta olahraga secara teratur.

Stenosis yakni efek vasodilasi endotelium yang umumnya dimunculkan oleh turunnya sekresi NO oleh sel endotelial, bisa diredam asam askorbat yang menimbulkan sekresi NO oleh sel endotelial lewat lintasan NO sintase atau siklase guanilat, mereduksi nitrita menjadi NO dan menghambat oksidasi LDL di lintasan aterosklerosis.

Beberapa badan kesehatan seperti American Heart Association atau American Stroke Association Council, Council on Cardiovascular Radiology and Intervention memberikan guidance pencegahan yang diawali dengan penanganan seksama bermacam-macam penyakit yang bisa disebabkan oleh aterosklerosis, pengaplikasian senyawa anti-trombotik untuk kardioembolisme dan senyawa anti-keping darah bagi kasus non-kardioembolisme, diikuti dengan penguasaan elemen risiko seperti arterial dissection, patent foramen ovale, hiperhomosisteinemia, hypercoagulable states, sickle cell disease; cerebral venous sinus thrombosis; stroke dikala kehamilan, stroke akibat pemakaian hormon pasca menopause, pengaplikasian senyawa anti-koagulan sesudah terjadinya cerebral hemorrhage; hipertensi, hipertensi, kesenangan merokok, diabetes, fibrilasi atrial, dislipidemia, stenosis karotid, obesitas, sindrom metabolisme, minum alkohol berlebihan, mennggunakan obat-obatan berlebihan, minum obat kontrasepsi, mendengkur, migrain, peningkatan lipoprotein dan fosfolipase.

Biasanya di Indonesia CT Scan dan MRI baru dilakukan setelah terjadinya stroke. Sekarang angiography mengaplikasikan kedua alat itu untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya stroke.  Ini sudah banyak klinik kesehatan yang mempunyai Transcranial Doppler, sebab alatnya kecil dan bisa dibawa-bawa serta relatif murah dengan tarif pemeriksaan menggunakan alat itu cuma sekitar Rp 500.000 atau seperempat sampai seperdelapan biaya pemakaian CT Scan atau MRI. Transcranial doppler tak seakurat kedua alat yang mahal tersebut, tapi salah satu kelebihannya yaitu tidak mengandung radiasi sehingga bisa dilaksanakan secara berulang, contohnya untuk pamantauan selama dan pasca stroke dan juga dapat dikerjakan pada pasien yang kritis, tidak sadar di ruang ICU. Mengingat biayanya yang relatif terjangkau, karenanya pemantauan kemungkinan terjadinya stroke juga sudah banyak dijalankan menerapkan Transcranial Doppler

Sumber dari Wikipedia dan berbagai sumber

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
It is main inner container footer text
 
Chat WA yuk...